ilmubedahmulut

Jumlah penduduk Indonesia yang semakin meningkat dan menyebar di ribuan pulau wilayah Indonesia membutuhkan pelayanan kesehatan yang meliputi sarana prasaraana kesehatan serta tenaga kesehatan.Sampai saat ini perbandingan jumlah tenaga kesehatan khususnya dokter gigi spesialis bedah mulut dan maksilofasial dengan jumlah penduduk Indonesia masih kurang memadai. Semakin meningkatnya kasus-kasus bedah mulut yang meliputi infeksi odontogenik, traumatologi, kelainan kongenital, kista dan neoplasma, kelainan sendi temporomandibula, serta tuntutan sebagian masyarakat untuk berpenampilan yang menarik dan memperhatikan segi estetik , sehingga diperlukan spesialis bedah mulut dan maksilofasial dengan jumlah yang memadai serta berkualitas.

Empat pusat Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial yang mendapat ijin dari DIKTI yaitu Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia, FKG Universitas Padjadjaran, FKG Universitas Gajah Mada dan FKG Universitas Airlangga menyelenggarakan pendidikan dengan menerima calon peserta dari berbagai instansi yang tersebar dari seluruh wilayah Indonesia kususnya tugas belajar dari departemen kesehatan. Latar belakang calon peserta PPDGS Ilmu Bedah Mulutdan Maksilofasial yang berbeda beda baik asal Institusi pendidikan profesi S1, yang kemungkinan terdapat perbedaan kurikulum muatan lokal , asal daerah yang beragam mulai dari daerah perkotaan dan daerah terpencil dengan fasilitas kesehatan maupun teknologi informaasi dan komunikasi yang berbeda yang mengakibatkan perkembangan ilmu bedah mulut yang tidak merata diterima oleh para calon peserta. Sehingga diperlukan penyegaran ilmu bedah mulut dan menyamakan materi ujian bagi calon peserta disetiap pusat pendidikan Spesialis Bedah mulutdan Maksilofasial.

Penyusunan modul pembelajaran ini yang berisi kisi-kisi materi ilmu bedah mulut yang akan diujikan akan membantu para calon peserta kususnya dokter gigi yang mendapat tugas dari Depkes untuk penyegaran dan menambah wawasan baru serta mempermudah dalam menuntun pembelajaran materi ujian. Namun demikian bukan berarti bahwa dengan mengikuti modul pembelajaran ini akan dijamin lulus diterima di pusatpendidikan yang diinginkan, tetapi modul ini akan membantu dalam memudahkan mempelajari materi ilmu bedah mulut yang akan diujikan di empat pusat pendidikan Spesialis Bedah Mulut dan maksilofasial.

Penyusun:

  1. Prof.drg. Iwan Tofani,,Sp.BM, PhD
  2. Prof. drg .R. M. Coen Pramono,,SU, Sp.BM
  3. Dr. drg Ronny Corputty,,Sp.BM
  4. Dr.drgEndang Sjamsudin, SpBM
  5. Drg Lilis D. Sulistiani,., SpBM
  6. Drg. Rahardjo,SU.SpBM
  7. Drg. Achmad Hariadi, MS.Sp.BM