Proses seleksi meliputi seleksi administratif, seleksi akademik yang meliputi tes kognitif tertulis, tes psikomotor ketrampilan dasar bedah, TOEFL like Test, tes psikometrik, dan wawancara yang akan menilai motivasi dan kepribadian.

A)    Syarat seleksi administrasi:

  1. Warga Negara Indonesia lulusan Fakultas Kedokteran yang telah terakreditasi.
  2. Surat Permohonan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran yang diketik atau ditulis tangan sendiri (dengan huruf balok) ditujukan kepada rektor melalui dekan universitas yang dituju.
  3. Biodata pribadi.
  4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  5. Fotokopi ijazah Sarjana Kedokteran yang telah dilegalkan oleh pimpinan fakultas.
  6. Fotokopi ijazah Profesi yang telah dilegalkan oleh pimpinan fakultas.
  7. Fotokopi transkrip akademik Sarjana Kedokteran yang telah dilegalkan oleh pimpinan fakultas
  8. Fotokopi transkrip akademik Profesi yang telah dilegalkan oleh pimpinan fakultas .
  9. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku.
  10. Fotokopi Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter yang masih berlaku.
  11. Bagi dokter yang melaksanakan Internship, telah bekerja di Institusi Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit Pemerintah atau Swasta, maupun Klinik) selama 1 (satu) tahun sejak diterbitkannya SIP dan dinyatakan dalam surat keterangan telah bekerja oleh pimpinan institusi.
  12. Dokter Warga Negara Asing yang mendapat persetujuan Dirjen Dikti dan memenuhi ketentuan Konsil Kedokteran Indonesia.
  13. Surat rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang menyatakan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran kode etik kedokteran.
  14. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah termasuk pemeriksaan buta warna (tidak buta warna).
  15. Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik, dan Zat Adiktid lain), dari Rumah Sakit Pemerintah.
  16. Surat Keterangan Kelakukan Baik (SKKB) dari setingkat Kepolisian Resort Kota (Polresta).
  17. Khusus bagi calon pelamar yang berasal dari instansi TNI dan POLRI Surat Keterangan Kelakukan Baik (SKKB) dikeluarkan dari kesatuan masing-masing yang telah dilegalisasi.
  18. Bagi yang telah melaksanakan PTT.wajib melampirkan fotokopi SK. Pengangkatan dan Penempatan PTT, serta Surat Keterangan Selesai Masa Bakti dari Kementerian Kesehatan.
  19. Bagi Pegawai Negeri Sipil wajib melampirkan fotocopy SK.Calon PNS (80%) dan SK.Pengangkatan PNS (100%).
  20. Bagi pelamar yang berasal dari TNI dan POLRI wajib melampirkan fotokopi Surat Perintah (Sprin) Pertama dan Surat Perintah (Sprin) Terakhir.
  21. Bagi pelamar yang dikirim oleh instansi pemerintah atau swasta, harus melampirkan surat keterangan/pernyataan jaminan pembiayaan dari instansi yang mengirim.
  22. Calon peserta berusia maksimal 35 tahun pada saat memulai pendidikan.
  23. Calon peserta melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium (asli) bebas penyakit Hepatitis B dan C serta bebas HIV.

B)    Syarat seleksi akademik:

  1. Calon peserta memiliki IPK Gabungan untuk Sarjana Kedokteran dan Profesi minimum 2,75.
  2. Calon peserta telah memiliki sertifikat kursus ATLS.
  3. Calon peserta memiliki skor TOEFL =500.