Sirosis Hati

Sirosis adalah suatu keadaan patologis yang menggambarkan stadium akhir fibrosis hepatik yang berlangsung progresif yang ditandai dengan distorsi dari arsitektur hepar dan pembentukan nodulus regeneratif. Gambaran ini terjadi akibat nekrosis hepatoselular. Jaringan penunjang retikulin kolaps disertai deposit jaringan ikat, distorsi jaringan vaskular, dan regenerasi nodularis parenkim hati.

Sirosis hati secara klinis dibagi menjadi sirosis hati kompensata yang berarti belum adanya gejala klinis yang nyata dan sirosis hati dekompesata yang ditandai gejalagejala klinis yang jelas. Sirosis hati kompesata merupakan kelanjutan dari proses hepatitis kronik dan pada satu tingkat tidak terlihat perbedaannya secara klinis. Hal ini hanya dapat dibedakan melalui pemeriksaan biopsi hati.

Tatalaksana pasien sirosis yang masih kompensata ditujukan untuk mengurangi progresi kerusakan hati. Terapi pasien ditujukan untuk menghilangkan etiologi, diantaranya : alkohol dan bahan-bahan lain yang toksik dan dapat mencederai hati dihentikan penggunaannya. Pemberian asetaminofen, kolkisin dan obat herbal bisamenghambat kolagenik. Bacaan yang direkomendasikan :

  1. Nurjanah S. Sirosis hati. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, penyunting. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. Edisi kelima. Jakarta: Interna Publishing; 2009.h. 668-72.
  2. Bacon BR. Cirrhosis and its complications. Dalam : Fauci AS, Kasper DL, Longo DL, Loscalzo J, Braunwald E, Hause SL, Jameson JL. Penyunting. Harrison's principles ofinternal medicine. Edisi ke-17. New York :Mc Graw-Hill;2005.h.1971-80.
  3. Ginès P, Cárdenas A, Arroyo V, Rodés J. Management of cirrhosis and ascites. N Engl J Med. 2004; 350:1646-54 Garcia-Tsao G, Bosch J. Management of varices and variceal hemorrhage in cirrhosis. N Engl J Med. 2010; 362:823-832 Runyon BA. American Association for the Study of Liver Diseases Management of adult patients with ascites due to cirrhosis: Update 2012. Hepatology. 2013;57:1651-3.